Wanita/perempuan, pada jaman dahulu sering dianggap sebagai manusia yang sangat lemah, manusia yang selalu bergantung kepada lawan jenisnya/laki-laki. Dianggap sebagai manusia yang berbahaya (Reg Vega), manusia yang belum selesai (Aris Toteles), pintu gerbang syeitan (Paus Tertulianus), dan berbagai tuduhan lain yang sangat merendahkan kaum hawa tersebut. Pada zaman sekarang jangan kita pernah mengucapkan kata-kata rendahan tersebut karena wanita saat ini adalah wanita yang ingin disetarakan dengan kaum lelaki. Kita tentu masih ingat dengan emansipasi wanita yang di kumandangkan oleh Ibu R.A. Kartini dengan bukunya “Habis Gelap Terbitlah Terang”, pada saat itu semua wanita mulai tergugah hatinya bahwa mereka juga bisa berperang melawan penjajah.
Feminisme, hal yang satu ini bertujuan untuk menghapus hak istimewa atau semua batasan-batasan yang membedakan segala sesuatu melalui jenis kelamin. Jadi, wanita itu harus sejajar dengan pria bisa melakukan apa yang bisa dilakukan oleh pria. Tempat lahir ide ini adalah di tempat yang masih terdapat pelecehan terhadap wanita. Dan tempat itu adalah semua tempat yang menetapkan aturan adalah manusia. Dunia seakan-akan terbagi menjadi dua yaitu, dunia laki-laki dan dunia dunia perempuan. Mereka mengannggap mereka bisa hidup tanpa laki-laki. Hebaatttt……
Setelah dilecehkan selama-berabad-abad, sudah saatnya membalas hal tersebut dengan menghilangkan batasan-batasan tersebut, tidak ada lagi perbedaan antara laki-laki dan wanita. Wanita jangan lagi ngurusin dapur, ngepel, nyuci, masak dan terkurung disebuah tempat yang namanya rumah, sudah saatnya wanita yang nyari duit suami yang mengurus rumah. Anak-anak itu mah urusan baby sitter.
Mereka melihat hal ini terjadi karena kebanyakan system didunia ini dikuasai oleh laki-laki maka wanita harus dapat menguasai system yang ada, atau minimal setara dengan pria dalam pemerintahan. Wajar bila di
Ide feminisme yang sejak lama didengungkan malah menjerumuskan wanita dalam masalah baru yang cukup pelik malah tidak menghilangkan permasalahan lama, pelecehan terhadap wanita masih terus berlangsung, di negeri George Bush(uk) kekerasan fisik terhadap wanita terjadi setiap 8 detik, dan Pemerkosaan terjadi setiap 6 menit. Gilaaaa…..kapitalisme sialan. Wanita ingin bebas, tapi bebas yang seperti apa ? kayak gimana ? wanita ingin maju, maju dari segi apa ? kayak gimana majunya ? wanita ingin setara, setara seperti apa ? mau dikemanakan pria? semuanya kacau, kagak jelas, konsepnya kabur apalagi solusinya.
1 comment:
disetarakan??mank bisa??coba buktiin..
kalo mo setara coba belajar dulu memaksimalkan penggunaan pikiran dan meminimalkan penggunaan perasaan..
Post a Comment